Kamis, 02 Agustus 2018

Tingkatkan Kualitas Tenaga Pendidik, Baitul Makmur Gelar Workshop

MALANG_BM- Yayasan Baitul Makmur terus meningkatkan kualitas para tenaga pendidiknya dengan menggelar Workshop bagi guru TK Islam, SD Islam, SMP Islam, dan SMK Islam Baitul Makmur.
Acara yang digelar di Ruang Kelas Lantai 2, Rabu (11/7/2018), menghadirkan nara sumber Arif Zulkarnaen, Kepala Cabang Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Malang.

      Menurut Kepala Sekolah SD Islam dan SMK Islam Baitul Makmur Dra. Hj. Fatimah, M.M workshop ini bertujuan untuk membuka cakrawala pemikiran dan perubahan mindset dalam memotivasi guru untuk meningkatkan potensi anak didik agar mampu berprestasi, khususnya dalam bidang studi matematika.
Selain itu, lanjut Bu Fat, sapaan akrab Dra. Hj. Fatimah, M.M, guru sebagai ujung tombak pendidikan harus bisa menjadi fasilitator yang menyenangkan dan terus memotivasi peserta didik untuk lebih menyukai belajar.
“Yayasan Baitul Makmur bertekad untuk mengawali perubahan iklim belajar mengajar yang lebih progresif, responsif terhadap perubahan zaman, dan menyuguhkan suasana belajar yang lebih nyaman, saling mendukung dan menyenangkan, serta berprestasi,” paparnya.
Sementara itu, sebagai narasumber Arif Zulkarnaen mengungkapkan kegembiraan atas penyelenggaraan workshop yang diselenggarakan di kompleks pendidikan Baitul Makmur.
Dalam workshop ini, Arif memaparkan materinya dengan gaya santai dan segar yakni cara efektif membimbing siswa untuk berprestasi. “Dalam kegiatan ini saya mengingatkan kembali para pendidik di sini (Baitul Makmur) supaya mereka ingat kembali visi misi sekolahan ini apa. Karena visi misi ini sudah membimbing mau ke mana anak didik itu didesain,” papar Arif.

Selain itu, Arif juga menyampaikan perjalanan KPM dalam melatih siswa berprestasi mulai tingkat regional hingga internasional. “Jadi, tadi kami ceritakan bagaimana KPM itu melatih siswa supaya berprestasi. Contohnya, lomba-lomba yang diikuti KPM di antaranya di Filipina, Hongkong, Korea, China, dan negara-negara lainnya,” kata Arif.
Menurut Arif, pelatihan yang diterapkan tidak hanya sekedar pencapaian prestasi tetapi juga pembentukan akhlak yang baik.
 Arif berharap, dengan digelarnya workshop ini para tenaga pendidik di Baitul Makmur tidak terjebak bahwa prestasi itu di lomba-lomba yang “wah”. “Semua itu punya prestasinya, bahkan misalnya di sini ada lingkungan, lingkungannya dijadikan prestasi. Jadi, apa saja bisa dijadikan prestasi. Tinggal, para pengajar di sini (Baitul Makmur) ada komitmen untuk melakukan itu. Kalau hanya sekedar rencana saja tanpa ada pelaksanaan, kapan bisa majunya,” kata Arif. (hen)



Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

The Author

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Morbi eu sem ultrices, porttitor mi eu, euismod ante. Maecenas vitae velit dignissim velit rutrum gravida sit amet eget risus. Donec sit amet mollis nisi, nec commodo est.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar