Rabu, 13 Maret 2019

Keberhasilan Anak Didik Tidak Ditentukan Jumlah Siswa

*Motivasi Pengawas Sekolah di  SMK Baitul Makmur

MALANG_BM-Pemberian motivasi kepada siswa-siswa dalam kegiatan interaksi belajar mengajar merupakan suatu hal yang penting sekali. Dengan terangsangnya motif siswa, maka siswa-siswa akan lebih giat sehingga dengan demikian dapatlah diharapkan prestasi belajar siswa akan menjadi lebih baik. Hal itu seperti yang dilakukan oleh Pengawas Sekolah Madya Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kota Batu, Wahyudi, S.Pd, M.M.Pd saat memberikan motivasi kepada siswa Kelas XII SMK Baitul Makmur Malang, Selasa (12/3/2019).
      Acara yang berlangsung di Ruang Laboratorium Komputer SMK Baitul Makmur ini dilakukan Wahyudi di sela-sela pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) Kelas XII SMK Baitul Makmur. Dalam motivasinya, dia memberikan semangat kepada siswa agar bersungguh-sungguh dalam belajar, khususnya menjelang akhir menempuh pendidikan di SMK Baitul Makmur.
Menurut dia, kesempatan sukses berlaku bagi siapa saja, karena Allah maha adil. Tidak hanya orang kaya dan orang pintar saja yang berhak berhasil, siapapun dan dari keluarga manapun, baik itu petani, nelayan, tukang batu, dan lain-lain, semuanya berhak sukses dan berhasil. “Tinggal kalian mau atau tidak,” tegas Wahyudi.
      Dalam pesannya untuk tenaga pendidik di SMK Baitul Makmur, dia mengungkapkan, keberhasilan kegiatan belajar dan mengajar tidak dipengaruhi jumlah siswa yang dididik. Asal, ada keseriusan dan keikhlasan dari tenaga pendidik dalam membimbing anak didiknya.
“Menurut saya, siswa sedikit malah bisa fokus untuk menciptakan anak didik yang bagus. Contohnya, seperti yang dijalankan oleh lembaga kursus yang jumlah anak didiknya tidak harus banyak. Tidak ada jaminan dengan jumlah siswa banyak akan menjadikan baik semuanya,” ujar dia.
Karena itu, untuk membantu dalam menghasilkan anak didik yang berkualitas, pagi sebelum memulai pembelajaran dibiasakan membaca Al-Qur’an, misalnya surat Yasin, dan lainnya.”Intinya, siswa diajak optimistis oleh guru,” tandasnya.
Dia pun memberikan tips kepada tenaga pendidik, khususnya di sekolah swasta,  agar mampu menghasilkan anak didik yang berkualitas, adalah harus tetap fokus dan bisa membagi waktunya bagi sekolah yang diajarnya.
“Guru harus serius dalam mengajar. Kalaupun ada yang nyabang (mengajar di sekolah lain) tetap harus tetap fokus dan bisa membagi waktunya. Kalau tidak bisa membagi waktunya, ya harus diputuskan untuk memilih tempat mengajarnya,” kata dia. (hen)

Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto


The Author

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Morbi eu sem ultrices, porttitor mi eu, euismod ante. Maecenas vitae velit dignissim velit rutrum gravida sit amet eget risus. Donec sit amet mollis nisi, nec commodo est.

4 komentar:

  1. semakin di depan dan semakin Jaya❤

    BalasHapus
  2. pagi sebelum memulai pembelajaran SMK dibiasakan membaca Al-Qur’an QS Al Mulk dan hafalan serta sholat Dhuha. siswa sedikit malah bisa fokus untuk menciptakan anak didik yang bagus. Contohnya, seperti yang dijalankan oleh lembaga kursus yang jumlah anak didiknya tidak harus banyak. Tidak ada jaminan dengan jumlah siswa banyak akan menjadikan baik

    BalasHapus